Pimpin Apel Gabungan, Bupati Ketapang Instruksikan Jajaran Kawal Ketat Distribusi BBM dan LPG

edukasiborneonews – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, memimpin Apel Gabungan di halaman Kantor Bupati Ketapang pada Jumat, 17 Juli 2026. Agenda ini dihadiri oleh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), kepala perangkat daerah, camat, lurah, hingga kepala desa sewilayah Kabupaten Ketapang.

Dalam pidatonya, Bupati menegaskan bahwa jajaran pemerintah daerah harus responsif terhadap keluhan masyarakat terkait distribusi BBM dan LPG 3 kg. Terkait gas melon, ia menginstruksikan Dinas Perindagkop dan UKM bersama para camat untuk rutin menggelar inspeksi mendadak (sidak) agar pasokan bersubsidi ini tepat sasaran bagi warga prasejahtera dan pelaku usaha mikro. Ia juga melarang keras para ASN menggunakan LPG subsidi tersebut.

Mengenai Pertalite, Bupati menjelaskan bahwa antrean panjang yang sempat terjadi dipicu oleh keterlambatan distribusi dari Terminal BBM Pertamina. Meski pasokan berangsur normal seiring tibanya kapal pengangkut BBM, ia menilai kuota untuk Ketapang masih perlu dievaluasi agar penyalurannya lebih berkeadilan. Pihak pengecer juga diimbau tidak menaikkan harga di luar batas kewajaran.

Bupati mengingatkan bahwa roda pemerintahan merupakan sebuah kerja sistem yang solid dari tingkat kabupaten hingga desa, bukan bertumpu pada satu individu. Mengingat ASN telah menerima gaji dan tunjangan, performa kerja harus dibuktikan lewat pelayanan publik yang optimal. Beliau juga meminta seluruh aparatur untuk mematuhi regulasi, menjaga etika birokrasi, dan menepis sisa-sisa polarisasi politik demi kepentingan pembangunan.

Di sisi lain, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat—termasuk tokoh agama, pemuda, dan sektor swasta—untuk menghidupkan kembali tradisi gotong royong demi memajukan infrastruktur serta merawat Ketapang sebagai rumah bersama.

Menutup arahannya, Bupati memaparkan beberapa capaian strategis selama hampir satu setengah tahun kepemimpinannya. Salah satunya adalah keberhasilan membuka rute penerbangan langsung Ketapang–Jakarta, serta rute baru Ketapang–Yogyakarta yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 20 Juli 2026. Ia mengajak semua pihak tetap solid, bijak menyikapi kritik di media sosial, serta terus menjaga keharmonisan di tengah keberagaman suku dan agama.