Wabup Jamhuri Amir Resmi Lepas Kafilah MTQ Ketapang Menuju Kayong Utara

edukasiborneonews – Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, secara resmi melepas keberangkatan 54 kafilah yang akan berkompetisi dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara. Prosesi pelepasan ini berlangsung khidmat di Pendopo Bupati Ketapang pada Jumat malam, 31 Juli 2026.

Acara tersebut turut disaksikan langsung oleh Bupati Ketapang Alexander Wilyo, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para camat, jajaran pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Ketapang, serta tim pendamping dan official.

Pemberangkatan delegasi ini disimbolkan melalui penyerahan bendera LPTQ Kabupaten Ketapang oleh Wakil Bupati kepada Ketua Kafilah, Ustadz H. Arifinsyah, sebagai lambang restu dan amanah penuh dari daerah.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Jamhuri Amir berpesan agar seluruh peserta dapat mengeluarkan kemampuan terbaik, menjaga kebersamaan, menjunjung sportivitas, serta menjaga nama baik daerah selama berkompetisi.

“Kalian semua adalah duta perwakilan daerah. Tampillah secara maksimal, selalu jaga stamina serta disiplin diri, dan niatkan setiap syiar ini sebagai bagian dari ibadah,” tutur Jamhuri Amir.

Beliau juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada pengurus LPTQ, tim pelatih, pembina, serta para orang tua yang telah bekerja keras mempersiapkan para peserta. Pemkab Ketapang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pembinaan MTQ secara kontinu guna mencetak generasi Qurani yang berkarakter dan mampu bersaing di kancah yang lebih tinggi.

Di tempat yang sama, Ketua Kafilah Kabupaten Ketapang, Ustadz H. Arifinsyah, menghaturkan terima kasih atas sokongan penuh dari jajaran pemerintah daerah selama masa persiapan.

Sesuai jadwal, rombongan bertolak menuju Kabupaten Kayong Utara pada Sabtu, 1 Agustus 2026, guna mengikuti pembukaan resmi MTQ XXXIV yang ditabuh pada Minggu, 2 Agustus 2026. Selain memburu prestasi, partisipasi ini diharapkan dapat memperkokoh tali ukhuwah Islamiyah sekaligus menggaungkan syiar Al-Qur’an di bumi Kalimantan Barat.