
edukasiborneonews-Upacara Peringatan Hari Berkabung Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Ketapang, Senin (29/6/2026) dipimpin oleh Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, S.H., dan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, pimpinan perangkat daerah, aparat TNI-Polri, ASN, serta berbagai unsur masyarakat.
Turut hadir Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Saydianur, S.Pd., M.Pd. Anggota DPRD Julpan Taruna, S.H., Sekretaris DPRD Kabupaten Ketapang Agus Hendri, S.E., M.Si., beserta pejabat struktural, pejabat fungsional, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Ketapang. Peserta upacara terdiri atas personel Kodim 1203/Ketapang, Yonif TP 832/PA, Lanal Ketapang, Kompi Brimob Ketapang, Polres Ketapang, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, ASN, serta anggota KORMI.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Ketapang membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Barat yang menegaskan bahwa Hari Berkabung Daerah bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk mengenang jasa para pejuang, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat yang gugur mempertahankan Kalimantan Barat dari kekejaman penjajahan Jepang, khususnya dalam Peristiwa Mandor.
Melalui peringatan ini, masyarakat diajak untuk terus menanamkan nilai-nilai kepahlawanan kepada generasi penerus agar semangat perjuangan, persatuan, dan pengorbanan para pendahulu tetap hidup dalam membangun daerah dan bangsa.
Dalam sambutan tersebut juga ditegaskan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Kemerdekaan yang dinikmati saat ini merupakan hasil pengorbanan besar para pejuang yang rela mengorbankan harta, jiwa, dan raga demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap semangat perjuangan para pahlawan dapat menjadi inspirasi dalam memperkuat persatuan, mendukung pembangunan daerah, serta mempererat sinergi seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan Kalimantan Barat yang adil, demokratis, religius, sejahtera, dan berwawasan lingkungan.
Peringatan Hari Berkabung Daerah Tahun 2026 ditutup dengan doa bersama sebagai penghormatan kepada para pejuang yang gugur dalam Peristiwa Mandor. Semoga jasa dan pengorbanan mereka senantiasa menjadi teladan bagi seluruh generasi dalam menjaga persatuan, mengisi kemerdekaan, dan membangun Indonesia yang lebih maju.
