Pelantikan Pengurus IPSI Kabupaten Ketapang Masa Bakti 2025–2029 Dihadiri Oleh Bupati Dan Wakil bupati Ketapang

HOME

edukasiborneonews-Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Ketapang Masa Bakti 2025–2029 resmi dilantik pada Sabtu, 7 Februari 2026, dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan pelantikan tersebut digelar di Aula Pendopo Rumah Dinas Bupati Ketapang dan dihadiri oleh Bupati beserta Wakil Bupati Ketapang, unsur pemerintah daerah, FORKOPIMDA, organisasi olahraga, tokoh masyarakat, sesepuh dan guru besar perguruan pencak silat, serta seluruh pengurus IPSI Kabupaten Ketapang yang dilantik.

Pelantikan pengurus IPSI Kabupaten Ketapang dilakukan oleh Bupati Ketapang yang sekaligus Ketua Umum IPSI Provinsi Kalimantan Barat, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si. Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Provinsi IPSI Kalimantan Barat yang ditetapkan di Pontianak pada 7 Februari 2026.

Ketua Panitia Pelantikan dalam laporannya menyampaikan bahwa Ketua IPSI Kabupaten Ketapang terpilih ditetapkan secara aklamasi melalui Musyawarah Kabupaten IPSI yang dilaksanakan pada 23 Oktober 2025. Seluruh perguruan pencak silat yang ada di Kabupaten Ketapang sepakat memberikan amanah kepemimpinan kepada Bapak Luhur Paraitodi sebagai Ketua IPSI Kabupaten Ketapang Periode 2025–2029.

Dukungan pemerintah daerah dinilai sangat penting dalam mendorong kemajuan pembinaan olahraga pencak silat di Kabupaten Ketapang, baik dari sisi pembinaan atlet, penyelenggaraan kejuaraan, maupun penguatan organisasi.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Pengurus Provinsi IPSI Kalimantan Barat tentang pengukuhan personalia pengurus IPSI Kabupaten Ketapang Masa Bakti 2025–2029. Selanjutnya dilakukan pengucapan sumpah dan ikrar pengurus, penyerahan bendera pataka IPSI, serta penandatanganan berita acara pelantikan.

Susunan pengurus IPSI Kabupaten Ketapang Masa Bakti 2025–2029 terdiri dari Ketua Umum (H. Luhur Faraytodi, S.Sos., M.A.P), para Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta berbagai bidang yang menangani pembinaan organisasi, pembinaan prestasi, seni budaya pencak silat, hubungan antar lembaga, wasit juri, dan kepelatihan.

Pengurus IPSI Kabupaten Ketapang juga menyatakan terbuka terhadap saran, kritik, dan masukan yang bersifat membangun demi kemajuan organisasi dan olahraga pencak silat di Kabupaten Ketapang.

Selanjutnya, Bupati Ketapang yang sekaligus Ketua IPSI Provinsi Kalimantan Barat menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Ketua Umum serta seluruh jajaran pengurus IPSI Kabupaten Ketapang yang baru dilantik. Bupati menegaskan bahwa setelah proses pemilihan dan pelantikan selesai, seluruh jajaran pengurus harus solid dan bersatu, serta tidak lagi membawa perbedaan pandangan yang dapat menghambat jalannya organisasi.

Bupati menekankan bahwa kunci utama keberhasilan organisasi adalah kekompakan dan kebersamaan. Oleh karena itu, seluruh pengurus diminta untuk mendukung penuh kepemimpinan Ketua IPSI yang baru demi kemajuan pencak silat di Kabupaten Ketapang.

Bupati Ketapang juga mendorong agar IPSI Kabupaten Ketapang terus memperjuangkan peningkatan sarana dan prasarana pencak silat, termasuk harapan ke depan agar Kabupaten Ketapang memiliki padepokan pencak silat yang representatif sebagai pusat pembinaan atlet, pelatih, dan wasit juri.

Menurut Bupati, pencak silat tidak hanya sekadar olahraga prestasi, tetapi merupakan warisan budaya bangsa dan jati diri nasional yang harus dijaga martabatnya. Oleh karena itu, IPSI diharapkan mampu menjadikan pencak silat semakin dicintai masyarakat, bersifat inklusif, dan menjadi kebanggaan seluruh lapisan masyarakat.

Bupati juga mengingatkan pentingnya pembinaan atlet melalui kejuaraan-kejuaraan pencak silat, baik di tingkat daerah, provinsi, maupun nasional, sebagai sarana seleksi dan peningkatan prestasi atlet. Ia optimistis, dengan kepengurusan baru yang solid, IPSI Kabupaten Ketapang mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah.

Dengan dilantiknya pengurus IPSI Kabupaten Ketapang Masa Bakti 2025–2029, diharapkan pencak silat di Kabupaten Ketapang semakin berkembang, berprestasi, dan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.